Sabtu, 04 April 2015

dialog

A:  hello, good morning. How are you today B and C?
B:  hello good morning. Great, and you A?
C:  why?
A:  i still don't understand the lesson.
B:  I see. What makes you confused?
A:  I don't know about the planets.
C:  OK. We will explain it to you.
B:  there are 8 planets. It starts from mercury until Neptune.
C: also some planets have special form and name.
A: what is it?
B: mercury is honest planet. Venus is blue planet.
C: earth is our home. The red planet is Mars.
B: Jupiter is the biggest one. Saturn has a beautiful ring.
A: Uranus and Neptune are the coldest planets. And twin planet.
B and C:  you are right?
A: OK. Thanks for your help.
B: you are welcome.
C: never mind.

Senin, 26 Januari 2015

Hari ini.... 26 januari 2015

Hal
Apa masih boleh melanjutkan menikmati indahnya kasih sayang dan cinta, kalau hanya di sia2kan. Ketiga kalinya harus merasakan ini. Harus merasakan menjadi sampah?

Rabu, 21 Januari 2015

Ini dari Om agung



Puzzle Kehidupan

Sebelumnya Marilah kita mencoba meresapi,, merenungi, menghayati, dengan penuh kesadaran tentang Kehidupan, mungkin tiada orang yang tau dimana awal dan akhir sebuah kehidupan terkadang orang tidak sadar apa arti sebuah kehidupan. Mungkin tujuan hidupnya sebuah pelajran atau sebuah himah dapat kita ambilkita petik kita dapatkan selagi hidup didunia. Dan secara tidak sengaja ataupun sudah menjadi ilmu dunia, ilmutersebut sangatlah penting untuk kehidupan kita dan tentunya untuk diri kita sendiri. Banyak dan berbagai macam pelajaran atau ilmu dalam kehidupan sehari – hari seperti halnya melihat sebuah enthung. Ketika kita liat benda tersebut, dia hidup dalam sebuah gulungan yang menunggu untuk terbuka. Dan bergelantungan maka dari itu kita bisa memetik pelajaran dari hal tersebut dimana seekor  enthung yang tetap sabar menanti sebuah perubahan walaupun dia hanya hidup bergantung pada sebuah pohon. Seperti halnya kita yang hidup dengan sebuah cobaan dan ujian. Namun, kita lihat lagi seperti halnya enthung tersebut yang tetap sabar dan ikhlas menjalani kehidupannya walau dia hanya bisa berpegang teguh dan kuat kepada Tuhan Sang Pencipta dengan melekat kuat dan bertahan pada sebuah pohon. Walaupun hujan badai panas kering masih tetap bertahan menjalani kehidupan.
Terkadang kita tidak tahu hal sekecil itu walaupun sebuah enthung  bisa memberikan sebuah pelajaran sebuah hikmah yang sangat penting dan berguna dalam arti sebuah kehidupan tanpa Tuhan Sang Pencipta apala daya kita didunia ini dengan sabar dan ikhlas. Menghadapi semua cobaan dan ujian didunia ini, sungguh besar kekuatan yang Kau berikan walaupun didunia ini hanya sementara, namun semoga pada akhirnya akan menjadi baik yang semoga di harapkan. Seperti halnya sembuah enthung yang akan menjadi kupu – kupu. Sungguh bahagianya dan menyenangkan apabila kita bisa mempelajari dari sebuah kejadian ataupun dari sebuah benda yang mungkin kita anggap sepele. Namun besar manfaat yang kita dapatkan semoga hal tersebut membantu kita memecahkan suatu masalah ataupun menjalankan kehidupan

Smile

Senyum
mungkin orang menggap senyum adalah keilhasan untuk saling sapa. tapi bukan, arti dalam suatu senyuman mengartikan dan berbanding jauh lebih terbalik dengan situasi yang terjadi sekarang. balasan orang saat mengobrol dan hanya jawab senyuman itu banyak mengandung makna ntah dia binggung dengan apa yang dia harus katakan atau dia tidak ingin mempermasalahankan perbincangan itu.


Selasa, 06 Januari 2015

Jenuh

Terimakasih Tuhan Atas semua rezekimu,
Lolos dalam Bidikmisi yang bisa meringankan Biaya Kuliahku sekarang, tanpa Ibu dan Bapak mengeluarkan uang untuk biaya Studiku.
Tapi sekarang aku mulai JENUH dengan semuanya, dengan Kuliah dan Bekerja, dengan gaji yang bukan seberapa. Namun aku tetap bersyukur atas gajiku. Bidikmisi yang belum aku diberi biaya Hidup. Uangku hanya untuk obat, berilah rezekiku atas semua ini, berikan aku keshtan. Aku lelah dengan ini...
Seandainya hidup seperti kalian yang banyak fasilitas, tapi salah menggunakan semua fasilitasnya. Inilah hidup dengan rencana yang lurus untuk mencapai tujuan, tapi berbelit-belit saat proses mencapai tujuan.

Kamis, 30 Oktober 2014

:-( hari ini...

Semua orang, memang harus ku kenal dengan kehidupannya, kebiasaanya, tidak harus dinilai dari fisiknya.
Hmmm hal yg menjadi nilai tersendiri di kampus. Kampus kamu mau apa datang ke kampus untuk tujuan apa? Kau seakan menjadi yg terbaik untuk menjelaskan kampus. Tp benar-benar aku gk nyangka, ya aku gk nyangka sama sekali sama kamu.
Seakan hal sekecil kesalahanmu menjadikan aku tetap membuat kau selalu negatif dihadapanku.
Jalan terbaikku memang harus tidak beerbuat pacaran, untuk apa  :-( . Kau bilang, tp kau melanggarnya. Dan untuk apa aku bertahan?  :-( tanpa penjelasan?

Jumat, 24 Oktober 2014

Kursi Kesayangan



SEKOLAH BARU
Pukul 06.30 a.m
Bel berbunyi masuk kelas. Murid baru untuk jenjang pendidikan lebih tinggi. Karena murid baru, teman – teman pasti baru. Aku masih berdiri dilapangan. Semua murid kebingungan untuk masuk kelas. Tanpa ada pengumuman yang tertempel di dinding-dinding. “ Hey, kamu masuk kelas apa ? “ Tanyaku kepada anak laki-laki. Tak ada jawaban sedikitpun untuk aku.
“ Pengumuman untuk murid – murid Tokyo University harap kumpul di lapangan !” Seru perintah yang berbunyi dari speaker. Kepala Sekolah, Ykoho memberi arahan murid baru. Dimana kelas mereka, dan kelas apa.  Aku masuk dalam kelas Xc. dan mendapat bimbingan dari Guru Matematika Xeama.
“ Ewendles, kenapa kamu masih berdiri disitu mana kursi kamu ?
“ Tidak dapat Kursi Bu, “
“ Kemarilah, Kamu silahkan pergi ke gudang dekat kamar mandi, dibawah anak tangga. Kamu mengerti ? “ Dengan menunjuk Lokasi Gudang.
Perlahan-lahan aku menuju ke Lokasi gudang tersebut. Suasananya begitu seram. Sangat gelap, tanpa penjaga gudangpun.Aku nyalakan lampu gudang tersebut. Dengan cahaya yang terang aku bergegas untuk memilih kursi yang layak pakai. Suara bunyi pangilan nada kecil aku dengar. Aku makin takut dengan suasana digudang ini.
“ Hai, pilih aku.” Suara perlahan tersebut.
“ Siapa yang berbicara ?”
“ Aku. Aku ambilah aku untuk menjadi teman mengisi harimu dikelas ?”
“ Apa maksud kamu, kamu siapa ?”
“ Liatlah aku diujung paling sudut, jangan kamu teriak, dan jangan kamu takut, aku yang berbicara. Aku kursi yang dikutuk oleh nenek tua.”
“ Oh Tuhan, bagaimana kamu bias berbicara dengan aku ?”
“ Aku bisa berbicara dengan orang banyak, tapi tak semua dapat mendengar jeritanku”
“ Jadi, apa sihir yang bisa membuat aku mendengar suara kamu ?”
“ Jika ada orang yang tulus, baik hati dia akan dapat mendengarku, jadi kamu termasuk orang yang tulus dan bisa mendengarkanku. Cepatlah aku tempatkan di kelasmu. Pelajaran telah dimulai “
Akupun segera membawa kursi tersebut menuju kelas, secara perlahan-lahan. Sepanjang jalan menuju kelas, aku berkenalan dengan kursi. Dia Stev. Pelajaran pertama masuk sekolah baru tidak ada pelajaran sama sekali. Permainan dan pengenalan ke semua senior dan guru-guru. tak banyak aku kenal, aku memilih untuk duduk dikelas, merasakan nyamannya kursi. Selang waktu pulang aku berbicara dengan Stev.
“ Stev ?” Panggilku. Tak ada satu kata yang dilontarkan Stev, waktu masih panjang untuk ngeborol. Berharap bisa tukar pikiran dengan Stev. “Stev, Stev bicaralah, aku menunggu kamu untuk berbicara” tak ada jawaban lagi. Aku segera bergegas pulang.
Sampai rumah aku kembali mengisi tulisan hari ini, sampai aku tertidur hingga malam.


TEMAN BARU
Sekolahpun makin lama makin menyenangkan, aku